Rindu Jogja, Ketemu Angkringan di Gerobak Betawi Serpong
Halo, teman-teman pencinta kuliner! Pernah nggak sih, kamu tiba-tiba kangen banget sama suasana dan rasa makanan dari suatu tempat? Saya mengalaminya baru-baru ini. Rindu yang mendalam pada sepiring nasi angkringan khas Jogja dengan segala lauk sederhananya, membuat saya berburu tempat yang bisa memuaskan kerinduan itu di sekitar Serpong. Dan petualangan kuliner itu membawa saya ke sebuah gerobak sederhana dengan nama yang cukup mencolok: Gerobak Betawi Serpong. Dari namanya saja, kamu mungkin langsung membayangkan soto betawi, kerak telor, atau ketoprak. Tapi di sini, ada kejutan yang menyenangkan untuk para penggemar angkringan. Yuk, ikuti cerita saya mencoba beberapa menu andalannya, termasuk ketoprak yang katanya oke dan bubur spesial langka yang nyaris kehabisan!

Suasana dan Lokasi: Simpel, Ramai, dan Penuh Cerita
Gerobak Betawi Serpong ini berlokasi di kawasan yang cukup ramai, tepatnya di Jalan Raya Serpong. Kalau kamu mencari lokasi pastinya, kamu bisa cek di Google Maps dengan mengetik nama gerobaknya. Tempatnya bukan restoran mewah, melainkan gerobak kaki lima klasik dengan beberapa meja dan kursi plastik yang ditata di tepi jalan. Suasana malam hari di sini punya charm-nya sendiri. Lampu neon yang terang, bunyi gesekan wajan, percakapan pengunjung, dan aroma sedap yang menari-nari di udara — semua menciptakan atmosfer makan di luar ruangan yang sangat autentik dan hidup.
Meski bernama “Betawi”, nuansa yang terasa justru sangat Jawa dan merakyat. Pengunjungnya beragam, dari karyawan yang baru pulang kerja, keluarga, hingga anak muda yang sedang nongkrong. Pelayannya cukup gesit dan ramah, meski tempat sedang ramai. Saya datang cukup malam, dan untungnya masih mendapatkan tempat duduk. Satu hal yang langsung menarik perhatian adalah papan menu yang penuh dengan tulisan tangan. Menu andalannya memang ketoprak dan aneka bubur, tapi di sudut papan itu, terselip tulisan “Nasi Angkringan” yang langsung membuat hati saya berdebar. Ini dia yang saya cari!
Detail Fasilitas dan Kenyamanan
Sebagai tempat kaki lima, fasilitasnya tentu terbatas. Tapi justru di situlah letak keasliannya. Beberapa hal yang perlu kamu tahu:
- Tempat Duduk: Hanya meja lipat dan kursi plastik. Cocok untuk makan cepat atau ngobrol santai, tapi kurang nyaman untuk berlama-lama.
- Kebersihan: Relatif terjaga untuk standar gerobak. Meja cepat dibersihkan setelah pengunjung pergi.
- Parkir: Agak sulit karena berada di jalan raya. Biasanya pengunjung parkir di pinggir jalan atau mencari spot di sekitar lokasi.
- Suasana: Ramai dan berisik khas tempat makan jalanan. Jika kamu mencari ketenangan, ini bukan tempatnya. Tapi jika kamu ingin merasakan denyut nadi kehidupan kuliner lokal, sempurna!

Review Rasa: Perjalanan Dari Jogja ke Jakarta Dalam Satu Meja
Nah, ini bagian yang paling ditunggu! Saya memesan tiga jenis makanan untuk benar-benar menguji cita rasa Gerobak Betawi Serpong ini. Hasilnya? Sebuah perjalanan rasa yang menarik.
Nasi Angkringan: Penawar Rindu yang Manis
Sebagai orang yang rindu Jogja, ekspektasi saya tinggi. Saat piring nasi putih hangat dengan aneka lauk kecil itu datang, aroma khas bumbu kecap dan sambal langsung tercium. Isinya cukup lengkap: ada sate usus yang dibakar garing, telur pindang, tempe orek manis, dan sambal korek. Nasi putihnya pulen dan hangat, menjadi base yang sempurna.
Sate Usus: Teksturnya garing di luar tapi masih kenyal di dalam, bumbu kecapnya meresap sempurna dengan sentuhan manis dan gurih. Tidak bau dan bersih.
Telur Pindang: Cangkangnya sudah retak-retak sehingga bumbu kecap, ketumbar, dan bawang meresap sampai ke dalam. Kuning telurnya padat dan gurih.
Tempe Orek: Renyah, manis, dan sedikit pedas. Kacang tanahnya menambah tekstur.
Sambal Korek: Inilah jantungnya! Sambal yang terbuat dari cabai rawit dan bawang putih yang diulek kasar ini memberikan tendangan pedas yang segar dan membangunkan semua rasa. Campurkan dengan nasi dan lauk, dan rasanya… hampir mendekati sensasi di angkringan Jogja. Bukan replika 100%, tapi cukup untuk meredakan kerinduan. Rasanya autentik dan dibuat dengan hati.
Ketoprak Jakarta: “Oke Aja” Tapi Lebih Dari Itu
Karena namanya Gerobak Betawi, tentu saya harus mencoba ketopraknya. Istri saya yang memesan ini, dan komentarnya singkat: “Rasanya oke aja.” Tapi setelah saya mencicipi, “oke aja” ini sebenarnya cukup bagus! Porsinya besar berisi lontong, tahu, tauge, bihun, dan telur, disiram saus kacang kental yang gurih.
Keunggulannya ada pada saus kacangnya. Tidak terlalu encer dan tidak terlalu kental, pas. Rasa kacangnya terasa kuat, gurih, dan tidak terlalu manis. Ditambah kecap manis kental dan taburan bawang goreng serta kerupuk, membuat setiap suapan kaya rasa dan tekstur. Mungkin karena kita terbiasa dengan standar ketoprak legendaris Jakarta seperti Ketoprak yang punya karakter sangat kuat, versi di sini terasa lebih “aman” dan disesuaikan dengan selera umum. Tapi untuk ukuran gerobak di Serpong, ini adalah ketoprak yang sangat layak dan memuaskan.
Bubur Spesial: Hoki Kebagian Pesanan Terakhir!
Ini adalah cerita keberuntungan! Ternyata, bubur spesial adalah menu yang cepat habis. Saat kami memesan, tinggal satu porsi tersisa. Rasanya seperti memenangkan undian! Bubur spesial ini adalah bubur ayam komplet dengan tambahan cakwe, kerupuk, telur puyuh, dan suwiran ayam yang melimpah.
Buburnya sendiri lembut dan tidak encer, benar-benar matang sempurna. Kuah kaldu ayamnya bening, gurih, dan menghangatkan tubuh. Yang membuatnya “spesial” adalah kelengkapan dan kualitas toppingnya. Suwiran ayamnya empuk dan banyak, cakwe-nya masih renyah saat dicelupkan, dan telur puyuh memberikan sensasi gurih tambahan. Taburan daun seledri, bawang goreng, dan merica bubuk melengkapi rasanya. Ini adalah comfort food yang sempurna untuk malam hari atau jika perut lagi kurang enak. Sangat recommended!

Daftar Harga (Perkiraan)
Soal harga, Gerobak Betawi Serpong ini sangat terjangkau dan sesuai dengan porsinya yang cukup mengenyangkan. Berikut perkiraan harga yang saya dapatkan (harga bisa berubah):
- Nasi Angkringan: Rp 25.000 – Rp 30.000
- Ketoprak Jakarta: Rp 20.000 – Rp 25.000
- Bubur Spesial: Rp 25.000 – Rp 30.000
- Bubur Ayam Biasa: Rp 18.000 – Rp 22.000
- Es Teh / Jeruk: Rp 5.000 – Rp 8.000
Dengan budget sekitar Rp 50.000 per orang, kamu sudah bisa makan kenyang plus minuman. Sangat worth it untuk kualitas dan porsi yang diberikan.
Rute Menuju Lokasi Gerobak Betawi Serpong
Bagi kamu yang belum familiar dengan daerah Serpong, jangan khawatir. Lokasinya cukup strategis di Jalan Raya Serpong. Berikut beberapa panduan rute:
- Dari BSD City: Kamu bisa menuju Jalan Letnan Sutopo atau Jalan Raya Serpong. Gerobak ini berada di tepi jalan raya, biasanya terlihat ramai dengan lampu terang di malam hari. Perjalanan dengan motor atau mobil hanya sekitar 10-15 menit.
- Dari Stasiun Serpong: Bisa naik angkutan online (ojol) dengan jarak tempuh kurang dari 3 km. Atau jika mau jalan santai, bisa juga ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 30-40 menit.
- Dengan Kendaraan Pribadi: Gunakan aplikasi maps dan cari “Gerobak Betawi Serpong”. Patokannya adalah kawasan ruko dan pertokoan di sepanjang Jalan Raya Serpong. Lebih mudah ditemukan setelah maghrib sampai larut malam karena lampunya menyala terang.
- Transportasi Online: Pilihan paling mudah. Tinggal ketik tujuan “Gerobak Betawi Serpong” di aplikasi ojol kamu.
Tips Berkunjung Agar Pengalaman Makin Asyik
Setelah mengalami sendiri, berikut beberapa tips dari saya buat kamu yang mau coba:
- Waktu Terbaik: Datanglah setelah jam 7 malam. Suasana sudah ramai, dan semua menu biasanya sudah siap. Tapi, datanglah sebelum jam 10 malam jika tidak ingin kehabisan menu spesial seperti bubur spesial.
- Bawa Uang Cash: Sebagian besar gerobak kaki lima seperti ini hanya menerima pembayaran tunai. Siapkan uang pas agar lebih mudah.
- Pesan Langsung Bubur Spesial: Jika kamu ingin mencoba bubur spesialnya, langsung pesan saat duduk! Jangan menunggu lama karena bisa kehabisan.
- Cicipi Sambalnya: Baik untuk nasi angkringan maupun ketoprak, jangan lupa mencoba sambalnya. Mereka punya sambal korek yang pedas segar dan sambal kacang untuk ketoprak yang gurih.
- Ekspektasi Suasana: Ingat, ini adalah makan kaki lima. Datanglah dengan ekspektasi untuk menikmati makanan enak dengan suasana sederhana dan ramai, bukan untuk suasana romantis atau meeting bisnis.
- Parkir: Jika bawa motor, masih bisa dapat tempat di pinggir. Untuk mobil, bersiaplah untuk mutar-mutar mencari tempat parkir yang agak jauh.
Penutup: Tempat Sederhana dengan Rasa yang Berbicara
Jadi, apa verdict saya untuk Gerobak Betawi Serpong? Ini adalah hidden gem yang berhasil memadukan kerinduan akan cita rasa Jogja (lewat nasi angkringannya) dengan kekayaan kuliner Betawi (lewat ketopraknya) dalam satu tempat yang sangat terjangkau. Meski namanya Betawi, kejutan nasi angkringannya adalah nilai tambah yang besar. Ketopraknya solid, dan bubur spesialnya benar-benar layak diperjuangkan.
Apakah ini pengganti angkringan Jogja yang sebenarnya? Tentu tidak sepenuhnya. Aura dan filosofi “ngangkring” di Jogja memang tak tergantikan. Tapi, sebagai penawar rindu yang hangat, murah, dan penuh rasa di kawasan Serpong, Gerobak Betawi ini berhasil dengan sangat baik. Makanan dibuat dengan perhatian pada rasa, porsinya jujur, dan suasannya hidup.
Buat kamu yang lagi di sekitar Serpong, Tangerang Selatan, atau bahkan BSD, dan pengen makan enak yang nggak bikin kantong jebol, coba deh mampir ke sini. Pesan nasi angkringan, tambah sambal korek, dan nikmati dengan es teh. Atau, kalau lagi pengen yang hangat-hangat, buruan pesan bubur spesialnya sebelum kehabisan! Saya jamin, perut kenyang dan hati pun senang. Selamat mencoba dan happy culinary hunting!



