Hai, kamu! Aku tahu banget rasanya. Setelah berjam-jam terpukau menjelajahi megahnya Candi Borobudur, energi terkuras, kaki pegal, dan perut mulai keroncongan hebat. Pertanyaan selanjutnya pasti, “Habis ini makan di mana, ya?”

Tenang, kamu datang ke artikel yang tepat. Sebagai seseorang yang bolak-balik ke Magelang, aku sudah mencoba banyak tempat. Ada yang biasa saja, ada yang zonk, tapi ada juga yang bikin nagih dan pengen balik lagi.

Di artikel ini, aku mau spill rahasia dapur Borobudur. Bukan cuma soal Restoran Borobudur atau Cafe Borobudur yang Instagramable, tapi tempat yang benar-benar menawarkan pengalaman dan rasa yang tak terlupakan. Mulai dari yang legendaris sampai yang lagi hits seperti Caping Resto Borobudur. Yuk, kita mulai petualangan kuliner kita!

Lelah Setelah Keliling Candi Borobudur? Ini 5 Tempat Makan Juaranya!

Ini bukan sekadar daftar, tapi rekomendasi tulus dari pengalamanku. Setiap tempat punya cerita dan keunikannya sendiri, cocok untuk berbagai momen.

1. Kedai Bukit Rhema: Makan Enak dengan Pemandangan Magis & Aktivitas Seru

Kalau kamu cari paket lengkap—makanan enak, pemandangan surgawi, dan aktivitas seru—ini juaranya. Lokasinya ada di dalam kompleks Gereja Ayam yang ikonik. Begitu sampai, kamu akan disambut pemandangan perbukitan Menoreh yang bikin adem.

Menu andalan mereka, Ayam Bakar Nusantara seperti yang direview oleh heyfoodnesia di blognya, punya bumbu yang meresap sempurna sampai ke tulang. Rasanya manis, gurih, sedikit pedas, pas banget dimakan sama nasi hangat. Tapi bukan cuma itu, bakery di sini juga juara! Coba deh cake-nya yang lembut, cocok banget buat teman ngopi.

Ayam Bakar Nusantara
Ayam Bakar Nusantara

Buat kamu yang lagi jatuh cinta atau sekadar butuh kopi enak, Kopi Cinta mereka wajib dicoba. Uniknya lagi, buat kamu yang health-conscious atau lagi nge-gym, mereka punya menu susu whey protein dicampur buah segar. Jarang banget ada cafe yang sepeduli ini, kan?

Setelah makan, jangan langsung pulang! Kamu bisa coba membatik untuk pengalaman budaya yang otentik. Kalau bawa anak-anak, ada playground yang aman dan bikin mereka betah. Fasilitasnya pun luar biasa lengkap. Ada ruang meeting dan seminar yang proper, jadi cocok juga buat acara kantor. Bahkan, mereka menyediakan ruang laktasi yang nyaman untuk ibu menyusui dan ada pusat oleh-oleh untuk bawa pulang kenang-kenangan. Lengkap banget!

  • Kenapa Aku Suka Tempat Ini:
    • Paket komplit: Makanan enak, view spektakuler, banyak aktivitas.
    • Pilihan menu beragam, dari makanan berat sampai menu sehat seperti whey protein.
    • Sangat ramah keluarga dan anak-anak.
    • Fasilitasnya sekelas hotel, sangat terawat dan bersih.
  • Tips dari Pengalaman Saya:
    • Datanglah saat sore hari. Pemandangan matahari terbenam dari sini benar-benar magis.
    • Pesan Ayam Bakar dan Kopi Cinta, kombinasi yang pas banget.
    • Siapkan waktu lebih, karena kamu pasti betah berlama-lama di sini, bukan cuma untuk makan.

2. Caping Resto Borobudur: Sensasi Ingkung Juara & Pacu Adrenalin dengan ATV

Nah, ini dia tempat yang sering banget seliweran di media sosial, dan aku bisa bilang, hype-nya sepadan! Caping Resto Borobudur ini spesialisnya masakan Jawa otentik dengan sentuhan modern.

Menu yang wajib, kudu, harus kamu coba adalah Ingkung Original Ayam Kampung. Bayangin, seekor ayam kampung utuh yang dimarinasi dengan bumbu rempah rahasia khas Caping Resto, lalu dimasak perlahan dengan santan kental. Hasilnya? Daging yang super empuk, gurihnya sampai ke tulang, dan aroma rempahnya bikin lupa diet. Disajikan dengan sambal dan lalapan segar, wah, sempurna! Buat kamu yang suka minuman sehat, di sini juga tersedia aneka jamu tradisional yang menyegarkan.

Tapi, pengalaman di Caping Resto nggak berhenti di meja makan. Ini yang bikin beda! Setelah perut kenyang, kamu bisa langsung memacu adrenalin dengan main ATV Borobudur. Rutenya bukan kaleng-kaleng, lho. Kamu akan diajak menjelajahi desa-desa sekitar Borobudur, melewati persawahan hijau yang membentang luas, menyeberangi sungai kecil, dan menikmati udara pedesaan yang segar. Ini cara terbaik menikmati keindahan alam Magelang dari sudut pandang yang berbeda. Pengalaman yang seru banget, apalagi kalau bareng teman-teman atau keluarga.

  • Kenapa Aku Suka Tempat Ini:
    • Ingkung Ayam Kampungnya terenak yang pernah aku coba di area Borobudur.
    • Konsep “makan-main” dengan adanya ATV jadi nilai plus yang luar biasa.
    • Tempatnya luas dan asri, cocok untuk Tempat Makan Rombongan.
  • Tips dari Pengalaman Saya:
    • Pesan Ingkung jauh-jauh hari jika kamu datang dengan rombongan besar, karena menu ini favorit banget.
    • Pakai pakaian yang nyaman dan siap kotor jika kamu berencana main ATV setelah makan.
    • Jangan lupa abadikan momen saat naik ATV dengan latar belakang perbukitan, hasilnya keren banget!

3. Nalendro Cafe & Eatery: Nasi Goreng Rawon yang Bikin Penasaran

Kadang, kita cuma butuh satu menu yang mind-blowing untuk jatuh cinta pada sebuah tempat makan. Buat aku, Nalendro berhasil melakukannya dengan Nasi Goreng Rawon. Awalnya aku skeptis, “Nasi goreng kok dicampur rawon?” Ternyata, ini adalah kombinasi jenius!

Rasa gurih khas nasi goreng berpadu sempurna dengan bumbu kluwek rawon yang medok dan khas. Dagingnya empuk, ditambah telur ceplok setengah matang dan kerupuk udang. Setiap suapannya itu unik dan bikin nagih. Tempatnya sendiri nyaman, modern, dan cocok buat kamu yang cari Cafe Borobudur untuk sekadar bersantai.

  • Kenapa Aku Suka Tempat Ini:
    • Menunya inovatif dan berani, Nasi Goreng Rawonnya juara.
    • Suasananya santai dan cozy.
  • Tips dari Pengalaman Saya:
    • Kalau kamu penggemar rawon dan nasi goreng, menu ini adalah “surat cinta” buatmu. Wajib coba!

4. Sate Cak Badar: Legenda Sate Ayam Sejak 1990

Jangan terkecoh dengan tempatnya yang sederhana. Terkadang, harta karun kuliner tersembunyi di tempat-tempat seperti ini. Lokasinya sangat dekat dengan pintu keluar Candi Borobudur, Sate Cak Badar sudah jadi legenda sejak tahun 1990.

Sate ayam di sini beda. Dagingnya tebal, empuk, dan dibakar dengan sempurna. Tapi yang bikin spesial adalah bumbu kacangnya yang kental, legit, dan sedikit berminyak (dalam artian baik!). Disajikan dengan lontong dan irisan bawang merah segar, rasanya otentik dan ngangenin. Ini adalah pilihan terbaik kalau kamu cari makan cepat, enak, dan legendaris setelah dari candi.

  • Kenapa Aku Suka Tempat Ini:
    • Rasa sate ayam yang otentik dan konsisten sejak dulu.
    • Lokasi super strategis, tinggal jalan kaki dari candi.
    • Harganya sangat terjangkau.
  • Tips dari Pengalaman Saya:
    • Minta bumbu kacang yang banyak, kamu nggak akan menyesal!
    • Tempatnya kecil, jadi kurang cocok untuk rombongan besar. Ideal untuk makan sendiri atau berdua.

5. Kampung Ulam: Cita Rasa Tradisional Favorit Para Pejabat

Kalau kamu penasaran di mana para menteri atau pejabat negara makan saat kunjungan kerja ke Borobudur, Kampung Ulam adalah salah satu jawabannya (selain Kedai Bukit Rhema). Ini adalah sinyal kuat bahwa kualitas rasa dan pelayanan di sini tidak main-main.

Kampung Ulam menyajikan aneka masakan tradisional Indonesia, khususnya ikan air tawar. Suasananya pedesaan banget dengan saung-saung di atas kolam ikan. Menu seperti gurame bakar, nila goreng, dan aneka sambal jadi primadona di sini. Ini adalah pilihan yang sangat aman dan memuaskan untuk Tempat Makan Keluarga atau menjamu tamu penting.

  • Kenapa Aku Suka Tempat Ini:
    • Kualitas rasa masakan tradisional yang terjamin (terbukti jadi langganan pejabat).
    • Suasana pedesaan yang asri dan menenangkan.
    • Sangat cocok untuk Rumah makan di Magelang untuk Rombongan.
  • Tips dari Pengalaman Saya:
    • Reservasi dulu kalau kamu datang saat akhir pekan atau musim liburan, karena tempat ini cukup populer.
    • Cobalah paket makan liwetan mereka jika datang beramai-ramai, seru dan lebih hemat!

Rekomendasi Personal Aku: Mana yang Terbaik?

Jujur, setiap tempat punya juaranya masing-masing.

  • Untuk pengalaman terlengkap (makan, view, main), aku pilih Kedai Bukit Rhema.
  • Untuk menu ayam terenak dan sensasi petualangan, juaranya jelas Caping Resto Borobudur dengan Ingkung dan ATV-nya.
  • Untuk makan cepat dan legendaris setelah dari candi, Sate Cak Badar nggak ada lawan.
  • Untuk acara keluarga besar atau rombongan, Kampung Ulam adalah pilihan yang paling aman dan nyaman.
  • Untuk coba menu unik yang tak terlupakan, Nalendro dengan Nasi Goreng Rawon-nya wajib kamu datangi.
Cafe Borobudur
Cafe Borobudur

Yuk, Bagikan Pengalamanmu!

Semoga panduan ini membantumu menemukan tempat makan yang pas di sekitar Borobudur, ya. Setiap perjalanan akan lebih sempurna dengan penutup kuliner yang memuaskan.

Kalau artikel ini bermanfaat, jangan ragu untuk membagikannya ke teman-teman atau keluargamu yang berencana liburan ke Candi Borobudur. Punya rekomendasi lain? Atau sudah mencoba salah satu tempat di atas? Ceritakan pengalamanmu di kolom komentar, ya! Aku senang banget bisa berdiskusi denganmu.

Selamat berpetualang dan selamat makan enak!

Tanya Jawab Seputar Kuliner Borobudur (FAQ)

Berapa kisaran harga makanan di restoran-restoran yang direkomendasikan?

Kisaran harganya cukup bervariasi. Untuk tempat seperti Sate Cak Badar, kamu bisa makan kenyang di bawah Rp 50.000 per orang. Sementara itu, di cafe dan resto yang lebih besar seperti Kedai Bukit Rhema dan Caping Resto Borobudur, siapkan budget sekitar Rp 75.000 hingga Rp 150.000 per orang untuk makan lengkap dengan minuman.

Apakah semua tempat makan yang disebutkan di atas halal?

Ya, semua tempat makan yang aku rekomendasikan dalam artikel ini menyajikan menu halal. Sebagian besar kuliner di area Magelang dan Borobudur memang menargetkan wisatawan domestik, sehingga kamu tidak perlu khawatir mengenai kehalalan makanannya.

Mana tempat makan yang paling ramah anak (kid-friendly) di Borobudur?

Menurut pengalamanku, Kedai Bukit Rhema adalah juaranya untuk kategori tempat makan ramah anak. Mereka memiliki area playground yang luas dan aman, serta banyak aktivitas seru seperti membatik yang bisa dinikmati seluruh keluarga.

4. Perlu reservasi dulu nggak kalau mau makan di tempat-tempat tersebut?

Untuk kunjungan di hari biasa (Senin-Jumat) dengan rombongan kecil, biasanya tidak perlu reservasi. Namun, jika kamu datang saat weekend, hari libur nasional, atau dengan rombongan besar (lebih dari 10 orang), aku sangat menyarankan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu, terutama untuk Caping Resto Borobudur dan Kampung Ulam.

Seberapa jauh lokasi tempat makan ini dari Candi Borobudur?

Lokasinya relatif dekat. Sate Cak Badar adalah yang terdekat, bisa ditempuh dengan berjalan kaki dari pintu keluar candi. Caping Resto Borobudur, Nalendro, dan Kampung Ulam berjarak sekitar 5-10 menit berkendara. Sementara Kedai Bukit Rhema sedikit lebih jauh, sekitar 15 menit berkendara karena berada di atas bukit, namun perjalanannya sepadan dengan pemandangan yang didapat.

Restoran Borobudur mana yang paling cocok untuk rombongan besar?

Untuk rombongan besar, pilihan terbaik adalah Kedai Bukit Rhema dan Kampung Ulam. Kedua tempat ini memiliki area yang luas, meja-meja besar, dan area parkir yang memadai untuk menampung bus pariwisata.

Apakah ada pilihan menu untuk vegetarian di tempat-tempat tersebut?

Sebagian besar tempat makan tersebut menyediakan menu pendamping vegetarian seperti tumis kangkung, cah tauge, tempe/tahu goreng, dan aneka sambal. Namun, untuk menu utama vegetarian yang spesifik, ketersediaannya mungkin terbatas. Sebaiknya konfirmasi langsung ke pihak restoran saat melakukan pemesanan.

Di antara semua rekomendasi, mana cafe atau restoran dengan view paling bagus di Magelang?

Tanpa ragu, Kedai Bukit Rhema menawarkan pemandangan terbaik. Dari sini, kamu bisa menikmati panorama 360 derajat perbukitan Menoreh, Candi Borobudur dari kejauhan, dan kemegahan Gunung Sumbing. Ini adalah tempat makan dengan view bagus di Magelang yang wajib kamu kunjungi.


Show 4 Comments

4 Comments

Comments are closed