Kali ini Joana akan cerita tentang tempat makan dekat Candi Borobudur yang enak dan rekomended banget! Namanya Kedai Bukit Rhema, tempat makan dengan pemandangan Indah ini bener – bener menyenangkan dan wajib kamu kunjungi kalau kalian berkunjung ke Borobudur Magelang.
Menu Kedai Bukit Rhema
Kedai Bukit Rhema menjuala makanan dan Minuman Tradisional dan juga modern, berlokasi di Kawasan wisata Gereja Ayam, membuat tempat ini sangat populer, dan semenjak pandemi, kekaguman saya dengan ini bertambah karena protokol kesehatan yang dijalankan sangat baik dan rapih.

Selain menjual makanan dan minuman tradisional Kedai Bukit Rhema juga tempat yang cocok buat kalian yang ingin berkunjung bersama keluarga dan rombongan, tempat yang luas dan memiliki 3 Tingkat dan ruang yang cukup luas, bisa menjadi pilihan tempat makan untuk rombongan di Borobudur Magelang.
Booking Menu Tradisional
Kalian untuk yang ingin datang bersama rombongan, juga bisa memilih menu kedai Bukit Rhema dengan sajian tradisional, Makanan khas daerah Jawa Tengah. Dijamin menarik dan enak, pengalaman saya bersama rekan kantor dari jakarta, pagi pagi ketempat ini bisa menjadi sensasi yang sangat menyenangkan.

Peta Menuju Kedai Bukit Rhema
Sebagai tempat makan dekat candi Borobudur Kedai Bukit Rhema menjadi pilihan utama kalau kalian sedang mencari tempat makan setelah berwisata ke Candi Borobudur.
Minuman Segar di Bukit Rhema
Selain menjual Kopi magelang yang menjadi andalan, Kedai Bukit Rhema juga menjual minuman segar dan Tradisional yang wajib kalian rasakan Seperti :
- Lemon Squash
- Apple Squash
- Kopi Magelang Gula Aren
- Green tea (Recomended) Rasa starbuck harga lokal
Selain minuman diatas sebenarnya masih ada banyak minuman lainnya, namun saya hanya akan merekomendasikan minuman yang sudah pernah saya coba.
Snack Kedai Bukit Rhema
Pisang Goreng di Kedai Bukit Rhema adalah yang paling juwara, rasanya enak, ga kalah dengan pisang goreng yang ada di Kopi Klotok Kaliurang. Malah menurut saya lebih enak Pisang Goreng Kedai Bukit Rhema. Sensasi panas, manis, empuk, dan juga segar karena diolah dari pisang lokal yang fresh menjadi kombinasi yang tidak bisa dilupakan.

Makanan Khas Daerah Magelang
Salah satu menu paling laris dan beruntung apabila kamu bisa dapat menu ini adalah Nasi Goreng Magelangannya. Nasi Goreng Khas Daerah magelang ini tidak akan kalian bisa temuin di daerah lain. Buat saya yang lama tinggal di Singapura memang merasa takjub dengan bumbu rempah nasi goreng dengan kombinasi mie dan ayam suir Kedai Bukit Rhema. Pas dan enak di lidah saya.
Sudut Favorite
Saat berkunjung dikedai Bukit Rhema, saya sebenarnya menyukai banyak sudutnya, namun sudut di lantai 2 dekat penukaran singkong goreng menjadi tempat yang saya sukai, kerena saya bisa mendapatkan minuman dan makanan dengan cepat, hanya di lantai ini terdapat wifi gratis dari pengelola, karena di lantai lain sinyal wifinya kadang tidak terjangkau. Jadi saran saya boleh loh kalian duduk di lantai 2 hehe.

Sunrise di Dekat Candi Borobudur
Jadi tidak pas rasanya ketika kalian berwisata ke candi Borobudur tapi tidak menjelajahnya sejak matahari terbit. Dan ternyata kedai bukit rhema memiliki Paket sunrise yang wajib kalian coba. Alternatif sunrise di Candi Borobudur yang Mahal menurut saya (IDR 500.000) sedangkan kalau di Kedai Bukit Rhema kalian hanya akan menghabiskan (IDR 100.000) dan kalian sudah mendapatkan :
- Tiket masuk
- Tiket Jeep PP
- Sarapan
- Snack Pisang Goreng spesial
- Kopi Magelang dan Teh
- Booking Mahkota Gereja Ayam (ala Rangga dan Cinta)
- Booking Kedai
Untuk paket sunrise kalian bisa booking di 085 725 77 9520 , dan beruntungnya kalian karena paket sunrise hanya diberikan kepada satu rombongan perhari minimal 3 pax. Jadi tidak akan ada rombongan lain, ini kata pengelolanya untuk manajemen selama pandemi.
Jadi itu dia Menu di Kedai Bukit Rhema dan juga aktivitas yang bisa kalian lakukan apabila berkunjung ke Kedai Bukit Rhema tempat makan dekat candi Borobudur yang wajib kalian kunjungi. Jadi mau kemana lagi kita ? check rekomendais dari Travellerscantik.
Ringkasan Local x Food untuk Rencana Kunjungan
Kalau Anda sedang menyusun itinerary di Borobudur, artikel ini bisa dipakai sebagai catatan awal sebelum menentukan rute. Yang paling penting bukan hanya nama tempatnya, tetapi juga apakah suasananya sesuai dengan kebutuhan perjalanan: keluarga, pasangan, rombongan kecil, atau sekadar mampir cepat saat perut mulai minta diisi.
Kami menyarankan pembaca tetap mengecek ulang jam buka, lokasi terbaru, kondisi parkir, dan waktu ramai. Tempat kuliner dan wisata lokal bisa berubah mengikuti musim liburan, cuaca, atau agenda besar di sekitar kota. Dengan persiapan kecil seperti ini, pengalaman makan dan jalan-jalan biasanya terasa lebih tenang.
Untuk pembaca yang datang dari luar kota, rute paling aman biasanya dimulai dari destinasi utama, lalu disambung ke tempat makan atau titik istirahat yang jaraknya tidak terlalu jauh. Jangan lupa memberi jeda untuk toilet, ibadah, foto keluarga, dan perubahan kecil di lapangan. Detail seperti ini sering terlihat sepele, tetapi justru membuat perjalanan tidak terasa terburu-buru.
Dari sisi SEO dan GEO, konteks lokal seperti nama kota, kawasan wisata, tipe pengunjung, dan kebutuhan praktis perlu ditulis jelas. Karena itu kami menambahkan ringkasan ini agar mesin pencari dan LLM lebih mudah memahami bahwa artikel ini adalah referensi pengalaman lokal, bukan hanya daftar nama tempat tanpa arah.
Baca juga di Local x Food
- Makanan tradisional Magelang
- Tempat makan dekat Candi Borobudur
- Kuliner Borobudur untuk sarapan
- Wisata kuliner Magelang Jogja
FAQ Singkat
Apakah rekomendasi ini cocok untuk itinerary keluarga di Borobudur?
Cocok dijadikan referensi awal, terutama jika Anda sedang menyusun perjalanan keluarga di Borobudur. Tetap cek jam buka, rute, dan kondisi terbaru sebelum berangkat.
Apa yang perlu dicek sebelum datang?
Cek jam operasional, lokasi Google Maps, ketersediaan parkir, perkiraan waktu ramai, dan apakah tempat tersebut nyaman untuk anak atau orang tua.
Bagaimana cara memakai artikel ini untuk rencana perjalanan?
Gunakan artikel ini sebagai gambaran suasana dan konteks. Setelah itu, cocokkan dengan rute, durasi perjalanan, kebutuhan makan, dan agenda wisata terdekat.











